Sunday, October 26, 2014

HOLIDAY IS LOMBOK

Dear my friend, How are you? What will you do to spend your time in next holiday? Lets come and explore Lombok. What do you think about Lombok? Spicy? Hot? Yes, Lombok is HOT. I mean, Lombok is amazing enough so I call it HOT. Lets pack your clothes and I’ll bring you to Lombok. Okey, let me tell you about Lombok. I hope after I describe about Lombok, you will come to Lombok ASAP XD I swear, you will addicted to this island after you come at the first time. You will fall in love with this hot, beautiful, exotic, gergeous. Ups, sorry I describe it too much? But, i guaranty it. Lets start, I’ll tell you my experience in Bahasa.


Lombok adalah sebuah pulau dimana terdapat provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) didalamnya. Setelah mendarat di BIL (Bandara Internasional Lombok), lebih baik kita menuju Mataram untuk wisata kuliner. First, lets try ayam taliwang. Lebih baik kita mengkombinasikannya dengan sambal babaruk dan plecing kangkung. Kalau masih penasaran dengan kuliner Lombok, mari kita mencoba Sate rembiga dan nasi puyung. Kalau masalah rasa jangan ditanya lagi, nendang deh. So, do you understand why I call Lombok is hot? Almost all of the culiner is hot and spicy.

Kalau beruntung kita bisa menjumpai acara arak-arakan pengantin adat suku Sasak. Namanya nyongkolan. Dalam nyongkolan, pihak lelaki yang akan bertandang ke rumah mempelai istri, sepanjang jalan akan dikarak bersama pasangannya. Karakan itu diisi musik-musik melayu dengan irama yang bisa bikin ikut bergoyang para pengantar/pengiring. Para pengiring ini memakai baju kebaya khas Sasak. Bisa dibayangkan betapa serunya kalau ada nyongkolan.


Berhubung sudah sampai di Mataram, mari kita menuju Senggigi. Yeah, Senggigi letaknya tidak jauh dari Mataram, kira-kira 15-20 menit perjalanan. Semakin ke Utara, pemandangannya semakin ciamik, pohon kelapa melambai-lambai di sepanjang jalan, belum lagi pesona pantai disepanjang jalan.




Semakin ke Utara, kita akan sampai di bukit Malimbu. Mungkin disini kita nggak akan berhenti untuk takjub meliha keindahan hamparan indah pantai-panai dari atas bukit. Kita bisa menikmati es degan (dalam bahasa jawa) atau es kelapa muda disini sembari menikmati keindahan alam yang disuguhkan.


Tenang, itu belum seberapa. Lanjut ke utara lagi, kita menuju pantai Nipah. Sepanjang jalan kita akan menjumpai banyak penjual ikan bakar.Sayangnya waktu aku ke nipah lupa mengabadikan momen, tidak bisa menunjukkan ke kamu deh suasananya. Tapi dijamin deh, diiringi semilir angin pantai dan suara deburan pantai, makin nikmat sambil makan ikan bakar disana. Rute selanjutnya kita menuju Gili Trawangan.

Lebih baik kita bermalam di Gili Trawangan. Untuk mencapai Gili Trawangan, kita harus naik boat dari pelabuhan bangsal. Sekitar 1 jam perjalanan naik boat menuju Gili Trawangan. Begitu sampai, entah sudah berapa kali kita bakalan memuji keindahan ciptaan Tuhan. AWESOME!!!



Kalau disana udah sore, mending kita cari penginapan dulu. Kebetulan waktu disana aku nginap disalah satu bungalow. Unik sekali bungalow tempat aku menginap. Seakan-akan beneran menginap di rumah lumbung khas Lombok. 



Ketika malam tiba, saatnya mengexplore Gili Trawangan di malam hari. Sepanjang jalan restoran-restoran bertebaran dengan menghidangkan makanan andalan mereka. Mungkin bisa pusing mau nyoba yang mana.haha. Toko-toko souvenir jangan ditanya lagi, bertebaran sepanjang jalan. Fyi, Gili Trawangan ini bebas kendaraan bermotor lho, adanya cidomo. Itu tuh, semacam andong kalau di Jawa. Oh ya, disini juga banyak persewaan sepeda, jadi kita bisa menikmati keliling Gili Trawangan menggunakan sepeda atau naik cidomo.



Hobi baca buku? Jangan khawatir, di Gili Trawangan ada juga kok persewaan buku dan jangan khawatir, meskipun berada jauh dari Kota, mesin ATM berbagai bank tersebar di Gili Trawangan. So, jangan khawatir kehabisan uang di kantong, masih bisa tarik tunai :D

Rasanya tidak lengkap lha kalau sudah di Gili Trawangan kita tidak snorkeling. Sambil menunggu waktu untuk snorkeling (biasanya agak siang), marilah kita jalan-jalan menyusuri Gili Trawangan. Inilah saat yang tepat buat mengabadikan momen disini.


Bagaimana kawan, indah sekali bukan? Jangan heran, ini kita masih di Indonesia lho. Now, It’s time to snorkeling. Snorkeling di sini ada yang menawarkan paket snorkling untuk ke 3 gili, yaitu Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno. Berasa berada di kampungnya para bule, karena di Gili Trawangan ini kita kan lebih banyak menjumpai wisatawan manca negara daripada wisatawan domestik.



Masih belum puas di Lombok? Beli oleh-oleh dulu kali ya. Kita beli oleh-oleh di pasar seni Sayang-sayang di Mataram. Kalau masih pingin belanja, nanti aku antar ke jalan Cilinaya (belakang Mataram Mall) dan ke pasar Cakra. Kain batik khas Lombok sungguh menarik, ada yang bercorak keker, kangkung, rumah lumbung, dan lain sebagainya. Rugi juga kalau pulang gak bawa oleh-oleh kain batik atau tenun khas Lombok.


Ada satu tempat yang sayang kalau terlewatkan, kita menuju kawasan Banyumulek. Disana kita makan menjumpai pengrajin gerabah/tanah liat. Aku pernah nanya-nanya ke penduduk lokal sana, mereka seringkali menerima pesanan dari Jogja dan Bali bahkan mulai mengekspor hasil karya kerajinan tanah liat mereka.



Beranjak dari Banyumulek, marilah kita menuju wisata pantai lagi. Kita menuju pantai selong belanak. Pantai ini memiliki pasir putih. Pantai ini cukup ramai. Deburan pantainya nampak indah disertai pemandangan bukit-bukit.



Jangan capek dulu, masih ada beberapa destinasi :D Mari melanjutkan ke Pantai Mawon. Pantai Mawon merupakan salah satu favoritku. Pantai ini lebih sepi pengunjungnya. Perjalanan menuju pantai ini diwarnai dengan tanjakan dan tikungan, tapi it’s worth enough. Pantai dengan latar belakang bukit-bukit ini memang berombak tinggi, tapi ini tidak menyurutkan kekagumanku. Pantai mawon yang nampak begitu biru, tidak mudah dilupakan. Nampak disana beberapa turis asik berjemur sambil menikmati musik di headset atau sambil membaca buku. Mungkin karena suasananya yang tenang, membuat mereka betah.



Belum puas rasanya keliling lombok. Ini baru lombok Barat dan Lombok tengah. Mungkin butuh semalam lagi kita di Lombok. Kita menginap saja di kawasan Pantai Kuta. Kawasan Pantai Kuta relatif lebih sepi dibandingkan dengan kawasan Senggigi dan Gili Trawangan. Jangan khawatir, penginapan, bungalow, hotel dan semacamnya mudah kita temui disana.


Bersyukur sekali bisa menikmati matahari terbit di Pantai Kuta. Pantai Kuta memiliki ombak yang relatif tenang. Keunikan lainnya yaitu pantai ini memiliki butiran pasir yang berbeda dari pantai lainnya. Yup, pasir di pantai kuta lebih mirip butiran merica. Suasana pantai Kuta yang tenang juga cocok untuk mencari inspirasi atau bahkan relaksasi.



Indah sekali bukan Pantai Kuta? Beranjak ke pantai berikutnya, mungkin ini adalah pantai terakhir yang bisa aku tunjukkan. Sebenernya masih banyak pantai lain yang tidak kalah indah, ini masih sekelumitnya saja. Misalnya saja Pink beach, Senaru, Gili Nanggu, Gili Kondo, Sesaot, Narmada, dan lain sebagainya. Belum lagi keindahan Sumbawa. Ah, suatu hari nanti aku juga ingin pergi ke Sumbawa. Tempat berikutnya yang akan aku ceritakan terletak tidak jauh dari Pantai Kuta. Namanya adalah Tanjung A’an. Pasir pantainya tak kalah indah dengan pasir pantai Kuta dan Selong Belanak. Pasirnya begitu putih, ombaknya juga tenang.



Entah kenapa aku melihat keindahan alam Lombok ini seperti lukisan atau gambar-gambar yang sering aku jumpai sebagai wallpaper. But, it’s real, we can find them in LOMBOK. That’s why I call LOMBOK is HOT. It’s not only hot and spicy culinary, but also all of landscape in LOMBOK. It’s hard to say not satisfied in LOMBOK. Lombok is so shiny and as always shine bright like a diamond. This is worth place to visit. Don’t forget, HOLIDAY IS LOMBOK. Tidak hanya bisa menikmati keindahan alamnya, kita bisa menikmati budaya suku Sasak dan menikmati kuliner khas mereka. Kurang apalagi coba?

Dear my friend, how’s your feeling now? Don’t you want to visit LOMBOK? I'll be very happy if you ask me to accompany you touring around LOMBOK. Just text or chat me if you want go there. I’ll take you go around LOMBOK with pleasure.

Monday, September 22, 2014

Crystal Kay – Konna ni Chikaku de

Mungkin yang udah lihat anime Nodame Cantabile, sudah tidak asing lagi dengan lagu ini. Yap, ini salah satu soundtracknya. Udah lama suka lagu ini, bahkan pernah saya jadikan ringtone. Tapi, saya baru-baru ini aja iseng nyari arti liriknya. Kira-kira begini lirik dan artinya.

Koi ga setsunai to
Sugu soba de kizuita ano yoru
Datte hoka no dare yori
Anata no koto wo shitteru kara

Itsumo no sarigenai
Yasashisa sae kono mune wo shimetsuketeku

Konna ni konna ni chikaku de mitsumete mo
Doushite doushite tada no tomodachi na no?
Donna ni donna ni tsuyoku omotte itemo
Tsutaerarenai you don't understand
I'm so in love with you

"Genki nai yo ne?" to
Anata kara iwareta shunkan
Namida kakusu AKUBI de
"Nebusoku ka na?" tte ii wake shita

Ichiban taisetsu na
Hito ni uso wo kasaneteku... ima no watashi

Mainichi mainichi mune ga kurushii kara
Ikutsumo ikutsumo nemurenu yoru wo koe
Hajimete hajimete deatta ano hi ni mata
Modoreru no nara ii no ni...
I'm so in love with you

"AISHITERU" to tsugetara kitto
Mou nidoto egao ni wa modorenai kamo shirenai
Keredo mo tomodachi no mama tsukuriwarai wa
Kore ijyou, watashi dekinai kara

HONTO wa HONTO wa zutto suki datta no
Itsudemo itsudemo aishi tsuzuketa no
Anata ni anata ni dodoketai kimochi wo
Aoi sora he to sasayaita
I'm so in love with you

Konna ni konna ni chikaku de mitsumete mo
Doushite doushite tada no tomodachi na no?
Donna ni donna ni tsuyoku omotte ite mo
Tsutaerarenai you don't understand
I'm so in love with you

TRANSLATE

Love is so sad
I realized it that night you were next to me
Cause better than anybody else,
I know you so well

Even your casual kindness
Makes my chest tighten

This, this close I'm watching you
Why, why are we only friends?
No matter how, no matter how strong my feelings are
They don't reach you. You don't understand
I'm so in love with you

"You're not feeling too good?"
you said, and in that moment
I yawned to hide my tears
"Lack of sleep, maybe?" was my excuse

The lies to my most important person
Keep piling up�c that's the current me

Every day, every day, my heart is in pain
Countless, Countless sleepness nights overcome
That first, that first day we met
It'd be so great if I could return to it
I'm so in love with you

If I confess that "I love you"
I probably won't be able to smile again
But to continue as friends, with fake smiles
I can't take take it any more

The truth is, the truth is I always loved you
Always, always, I kept loving you
To you, to you I want to send these feelings
I whisper them to the blue sky
I'm so in love with you

This, this close I'm watching you
Why, why are we only friends?
No matter how, no matter how strong my feelings are
They don't reach you. You don't understand
I'm so in love with you

Semoga bermanfaat ya :D
Maknanya dalam juga ^^

Source: http://www.animelyrics.com/anime/nodame/konnanichikakude.htm

Tuesday, September 16, 2014

Katanya (2)

Katanya, dunia kerja itu kejam. Iyee, bener. Kejam banget. Ada yang beneran baik. Ada yang pura-pura baik. Ada yang tulus ngajarin. Ada yang pura-pura tulus. Ada yang baik di depan, di belakang nusuk. Ada yang rendah hati padahal ilmunya Subhanallah banget deh, udah membumbung tinggi. Eeh..ada yang belagu padahal juga ilmunya ya belum mumpuni *maaf. Ada yang jabatannya dirut aja bukan, tapi udah main suruh ini itu. Ada yang suka senggol menyenggol antar teman biar naik pangkat. Ada yang emang pinter terus naik pangkat, tapi nunggu 10 tahun dulu. Mungkin ada juga sih staf reguler yang gak nyampe 10 tahun naik pangkat. Makanya ikut ODP/MDP/MT dan sejenisnya biar cepet naik pangkat *lhoo? Serius, kalau mau cepet menduduki level manajemen ya ikut jalur-jalur itu. XD

Ada yang apatis. Ada yang berjuang dan selalu nyemangati timnya karena pingin perusahaan 'tumbuh'. Naah, si pembangkit semangat ini udah berkobar-kobar banget deh yaa, eeeh, seketika ada pihak lain yang jadi air buat matiin api semangat. Ada yang gak mau tau urusan anak buah. Ada yang sangat care dengan kerjaan anak buah. Ada yang nungguin anak buah sampe pulang. Eeh..ada yang ngacir duluan. Kerjaan lu, ya kerjaan lu, selesain, gue nggak mau tau pokoknya harus kelar. Tentunya masih banyak lagi deh realita di dunia kerja. Terserah sih mau jadi yang kek gimana. Dulu, pas kuliah mungkin kita punya pandangan tersendiri atau yang sering dibilang idealis. Begitu masuk dunia kerja, hmmm..belum tentu idealis masih bisa dipegang teguh. Syukur banget deh kalau emang bisa mempertahankan idealis. Lagi-lagi, idealis atau realistis itu terserah anda, tentunya risiko jangan dilupakan.

Menurut saya nih, sebagian orang (Sebagian lho ya, bukan berarti keseluruhan), dengan semakin tinggi jabatan atau semakin banyak pengalamannya, ada kecenderungan semakin ia ingin menunjukkan 'siapa' dirinya ke orang lain. Semacam wujud kebutuhan penghargaan kalau kata Pak Maslow. Sah-sah saja sih kalau pingin dapat pengahargaan, tapi rasa-rasanya akan lebih terhormat kalau cara untuk mendapatkannya dilakukan dengan sopan tanpa senggol dan bacok. Lagi-lagi, terserah anda mau jadi apa, dengan cara apa dan bagaimana, risikonya gimana. Kalau saya sih sangat tidak menganjurkan cara-cara yang 'tidak memanusiakan manusia' dalam menggapai impian.

Monday, September 8, 2014

Simple Story From Bu Sri Kambing

Suatu hari, saya diajak bulek/tante wawancara didaerah Lombok Tengah. Bayangin BIL (bandara Internasional Lombok) aja jauh dari Mataram, apalagi ini belum tau persis tempatnya dimana, jadi lah kami berdua mengurungkan niat bawa mobil, disamping karena tidak tau medan, tidak tau entah nanti gangnya sempit mobil bisa masuk apa tidak, juga biar simple ketika nanya ke penduduk sekitar.

Eeng iing eeng, tempatnya lebih jauh dari BIL, malah melewati BIL. Dulu, kalau lewat BIL bawaannya pingin pulang. Setelah nanya sana sini, akhirnya sampai ke rumah Bu Sri kambing ini. 

Namanya Bu Sri, tapi terkenal dengan Bu Sri Kambing. Panggilan dengan embel-embel kambing didapat karena beliau berjuang untuk menghidupi anak-anaknya melalui ternak kambing. Suaminya seorang PNS yang gajinya tidak mencukupi kehidupan keluarganya. Pada suatu hari seorang anaknya memecah celengannya dan putra beliau dengan sangat sukarela membelikan uang tabungannya tersebut untuk membeli kambing. dari situlah bermula kegiatan Bu Sri sebagai penggembala kambing. Yang menarik adalah Bu Sri memperlakukan kambing peliharaannya layaknya manusia, jika sakit juga diberikan obat yang sama untuk manusia, diberikan susu layaknya bayi. Hingga lama kelamaan kambing-kambing semakin banyak dan ada seekor kambing yang dari tingkah lakunya mengisyaratkan dia menyayangi Bu Sri layaknya ibunya sendiri.

Berkah dari ternak kambing ini adalah Bu Sri mendapatkan tambahan penghasil hingga bisa menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang tinggi. Pada mulanya, Bu Sri mendapat banyak cemohan dari tetangga, namun lama kelamaan para tetangga banyak juga yang menanyakan tips merawat Kambing. Bu Sri pun lama kelamaan semakin berjaya hingga beliau mempunyai semacam paguyuban. Dalam paguyuban tersebut ada peraturan yang melarang menjual kambing kalau jumlah kambing di kandang kurang dari 3 ekor. Selain itu, kalau mau menjual kambing harus lapor ke koordinator.

Kegiatan beternak bu Sri ini begitu inspiratif karena dianggap mampu mengangkat derajat baik diri sendiri dan keluarga, juga mengangkat derajat wanita lain yang masuk di paguyuban (kelompok ternak). Perlu diketahui, banyak istri yang ditinggal suami sebagai TKI di luar negeri, mereka ini diberdayakan oleh Bu Sri melalui programnya tersebut. Penghargaan pun mulai datang ke Bu Sri Kambing.

Sebenernya masih ada cerita lagi mengenai sistem bagi hasil Bu Sri ini kepada kelompok ternaknya. Tapi saya agak-agak lupa, maklum waktu itu saya cuma dengerin tanpa nyatet. Bu Sri ini pribadinya juga ramah, beliau berulang kali mengajak kami makan terlebih dahulu, tapi dengan berat hati kami menolak dengan halus karena kami mau meliput nasi balap puyung. Bahkan, selang beberapa hari setelah wawancara pun Bu Sri masih sms mengajak keluar bersama.

Sayangnya, dokumentasi bersama Bu Sri ini tidak terlalu banyak. Waktu tante wawancara saya sungkan mau jepret-jepret karena beliau bercerita hingga berkaca-kaca dan membuat kami terharu.



Begitulah perjuangan seorang istri demi kelangsungan hidup keluarga. Tak hanya bermanfaat bagi keluarganya, Bu Sri juga mengangkat derajat tetangganya. Saya jadi ingat suatu hadist yang mengatakan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Huuuaa, kalau gini jadi meraba diri sendiri, sudah ngapain aja saya ini? :(

KABUR KE PACITAN (2)

Episode 2 Kabur Ke Pacitan

Siang hari yang semakin terik, sekitar pukul 13.00 kami melanjutkan ke Pantai berikutnya. Kami penasaran dengan Pantai Watu Karung. Perjalanan dimulai dengan suntikan semangat lagi. Tapiii, semakin kita jauh dari dari Klayar semakin sempit dan jelek (belum beraspal) jalan yang kita lewati, semakin berkelok-kelok plus naik turun dan kami merasanya nggak nyampai-nyampai tujuan.

Sepanjang perjalanan nanya kebeberapa penduduk setempat. Mungkin kami nanya 7 aatau 8 orang dan semua menjawab udah deket mas, kira kira 1 km lagi. Wow, sekilo lagi, okee cuus lanjut. Hingga mobil rombongan belakang mungkin mulai lelah dan jenuh, mereka nawarin kita balik atau lanjut. Pada akhirnya kita sepakat lanjut karena sudah sejauh ini. Beny sang sopir pun tidak mau ketinggalan bertanya kepada penduduk setempat menggunakan bahasa Jawa yang usut punya usut dia salah pertanyaan ke bapak itu.
Beny           : "Pak, mboten tangglet" (Pak, ndak tanya)
Bapak         : Diam
Mas Nanda : "Ben, kamu tadi tanya apaan? Pak, nderek tangglet, Watu Karung tasik tebih?" Akhirnya mas Nanda yang nanya
Bapak        : "Sekitar sekilo lagi, mas. Melu jalan iku ae, lurus, nanti ambil yang kanan"
Dasar Beny, mboten tangglet kan artinya ndak tanya, makanya kok bapak yang ditanya diem aja -_-"
Fyi, sekilo kita sama sekilo penduduk setempat itu beda banget. Kayaknya jauh deket mereka bilang sekilo.hahaha

Taraaa..Pantai Watu Karung tak kalah eksotiknya dengan Pantai Klayar. Kalau Pantai Watu Karung lebih kayak private beach gitu deh. Lebih sepi dan ombaknya juga sedikit lebih bersahabat. Tak lama-lama kami langsung main-main deh.
Langit Biruuuuu
Hingga tragedi terjadi, hape saya kecelup di pantai -_-"
Oknumnya terpampang lho ya disini -_-"
Akhirnyaaa, nyemplung laut lagi setelah sekian lama.hahaha. Pas di Gili Trawangan saya pernah ikut paket snorkling, tapi saya gak berani nyemplung terlalu lama gegara pas ombaknya lagi lumayan, juga sejujurnya saya gak bisa renang T.T Waktu itu, saya nyemplung gak nyampe 5 menit karena tiba-tiba pelampung saya hampir lepas dan akhirnya buru-buru saya naik ke kapal lagi, gak berani nyemplung lagi deh T.T

Ketika kami asik main di Pantai Watu Karung, cuaca juga mendukung, matahari mulai turun, jadi gak terlalu menyengat deh. Kurangnya disini sih, kami tidak menjumpai penjual makanan disekitar Pantai. Tapi ada beberapa bungalow dan rumah penduduk yang membuka jasa kamar mandi untuk bilas-bilas.



Overall seneng banget deh. Berasa gak sia-sia kita menelusuri jalan sampai nanya 7 apa 8 orang ya buat nyampe sini. Capeknya dijalan kebayar sudah setelah nyampe di Watu Karung. Kami disini sampai jam 16.00, lalu kita pulang balik ke Madiun karena esok sudah harus kerja lagi. memang sih, kita rencana berkunjung minim 3 pantai, tapi rencana hanya rencana, waktu gak memungkinkan kita lanjut. Alhamdulillah banget deh ada liburan sehari nyempil ditengah minggu yang memungkinkan kita kabur dari Madiun.
Kalau inget pas liburan ini jadi kangen mereka deh, biasanya tiap hari ketemu, dari pagi sampai sore bahkan malam. Semoga saja rencana trip kami di bulan Desember jadi. Tunggu cerita berikutnya ya :)
Pacitan is very beautiful!!! Tidak ada salahnya anda-anda memasukkan Pacitan sebagai salah satu tujuan berwisata.
Saya-Mbak Suli-Mbak Puji-Mbak Kandy (Dari Kiri ke Kanan)
Padahal udah bawa baju ganti buat nyemplung. Tapi tragedi dicemplungin datang duluan.
Sekedar tips, kalau mau ke Pacitan pastikan anda membawa driver yang lihai, mengingat medannya yang cukup curam, berkelok-kelok, sempit, dan terjal. Tapi terbayar kok rasa capek di jalan dengan suguhan pemandangan yang eksotis. Bawa makanan dan minuman yang banyak juga disarankan karena tidak banyak penjual di Watu Karung, bahkan kami tidak menjumpai saat berkunjung (kami beranggapan sudah terlalu siang nyampe sehingga penjual udah pada tutup). Tetep waspada juga dengan ombak di Pantai ini, meskipun tidak sebesar ombak di Klayar. Oh ya, menurut saya sih, berlibur ke Pacitan tidak cukup sehari karena denger-denger masih banyak pantai yang indah.

Cukup sekian dari saya, terimakasiiih sudah menyimak. Have a great day ppl \o/

Sunday, September 7, 2014

KABUR KE PACITAN (1)

Haloo semua ^^
Pingin posting sesuatu tapi gak punya bahan, dan akhirnya saya memutuskan berbagi cerita sekelumit tentang Pacitan.
Sebenernya kaburnya ini udah lama dan dilakukan bareng-bareng temen kantor. Jadi, waktu itu ada liburan kecepit karena ada event nasional. Pada mau pulang kok ya nanggung, tapi berdiam diri di Madiun juga bukan merupakan pilihan yang tepat. So, its time to explore Madiun dan sekitarnya. Pilihan jatuh ke PACITAN. Jauh sih sebenernya dari Madiun, tapi mumpung perjalanannya dimulai dari Madiun, jadi yuuk langsung kabuur. Dibandingin kalau perjalanannya dari Sidoarjo atau Surabaya hayoo, mending dari Madiun kan.hehehe. Sehari sebelumnya kita mulai browsing deh tempat mana yang bakalan kita kunjungi selama sehari di Pacitan. Estimasi sudah dirancang, realisasinya meleset ciiint *pake istilahnya pak OO kalau bikin estimasi dan realisasi Laba Rugi hahaha

Fyi, per orang ngeluarin dana 50k untuk kabur ke Pacitan ini. Buat beli bensin sama makan disana. Alhamdulillah, pak manajer ngasih ijin kami buat bawa 2 mobil kantor. Jadi lebih iriit deh XD

Sebelumnya sudah disepakati kita kumpul di kantor jam 05.30, dan lagi-lagi realisasinya jam 6.00 belum ada yang nongol. Akhirnya saya tinggal deh nyari sesuatu yang bisa dimakan ke alun-alun. Pas balik ternyata udah 4 orang yang datang. Jam 07.00 deh baru berangkat dari kantor dan nyampe Pacitan sekitar pukul 10.30, agak lama sih, soalnya kita juga berhenti-henti mampir ind*maret dan nanya sana-sini. Padahal Beny udah maksimal banget nyetirnya, sampe mbak kandy mabok darat.

Berhenti dulu, tengok udara luar

Tujuan pertama kita adalah KLAYAR. Perjalan menuju klayar dipenuhi kekaguman kita sepanjang jalan dan bolak-balik ngeri juga sih, tikungan dan lebar jalannya, wow banget pokoknya. Untunglah ada Beny yang magang kuliahnya dulu di PO M*ra dan Sumb*r Sel*m*t hahahhaha. Becanda kalau ini.

Tadaaa...finally nyampe pantai Klayar. Sampai di klayar bukannya langsung nyemplung ke pantai, malah langsung ngemper nyari makan, pada lapar setelah menempuh perjalanan yang wow sekali. Harga makanan di area Pantai Klayar standar tempat wisata. Jangan lupa pesen es kelapa muda atau es degannya sekalian lho, biar lebih berasa dipantai.
Parkiran Pantai Klayar
Lafaar
Selesai makan, baru deh main sampe gosong. Waktu kami datang, suasana Pantai Klayar masih sepi. Kami datang pas panas-panasnya >.< tapi kan udah nyampe sini, gak mau dong nyia-nyiain kesempatan. Kalau dibandingkan dengan destinasi berikutnya, pantai Klayar ini termasuk ramai pengunjungnya, banyak yang jualan makanan pula. Rencananya mau nyebur kami urungkan, ganti rencana nyeburnya di destinasi berikutnya aja. Pantai Klayar ini BAGUS BANGET deh, gak kalah kok sama pantai-pantai di Lombok. Berikut hasil dokumentasi kami :)
Saya suka warna langitnya :)


Nah, di Pantai Klayar ini ada spot yang unik banget. Ada batu yang besar banget dan menuju kesana sebenernya harus sama guidenya, tapi saya dan beberapa teman ketinggalan, karena asik foto-foto dulu, akhirnya kami menuju ke batu gede sendiri. Nah, uniknya lagi disana kan ombaknya gede banget tuh, di batu itu ada air yang nyembur kalau pas ombaknya kenceng. Pas pertama kali liat sih saya kaget, soalnya lagi asik-asik lewat eh, ada air muncul kayar air mancur gitu. Sayangnya gak terabadikan air mancur tsb, yang ada muka saya pas kaget yang dipoto *.*

FYI, agak waspada ya di area ini, soalnya ombaknya bener-bener kenceng





Sekitar Pukul 13.00 kita meninggalkan Pantai Klayar, menuju ke destinasi berikutnya. Nah, destinasi berikutnya ini tidak kalau heboh perjalanan menuju tempat tersebut, malah lebih heboh.
Secara keseluruhan sih saya puas banget di Pantai Klayar. Selain disuguhkan keindahan alamnya yang ciamik, disitu tersedia fasilitas umum yang memadai. Sepanjang tepi pantai banyak penjual makanan, tersedia toilet umum yang lumayan bersih, dan pantainya lumayan bersih juga. Semoga aja tetep bersih sampai nanti. Pantai Klayar ini cocok untuk liburan keluarga maupun dengan pasangan :p
Tips aja nih, jangan sampai kehabisan duit disana karena kemarin kami tidak menjumpai ATM yang deket dengan wisata pantai Klayar ini, jadi tarik tunai di kota dulu ya buat jaga-jaga.
Harapan saya sih, semoga sekitar Pantai Klayar ini mulai dibangun motel atau hotel yang memadai. Agak jauh soalnya kalau mau ke kota buat cari ke penginapan.
Okee, cukup sekian dan terimakasih sudah menyimak. Tunggu cerita berikutnya ya :D

Friday, September 5, 2014

Katanya

Kata peribahasa, jadilah seperti padi, semakin berisi maka semakin menunduk. Berat sama dipikul ringan sama dijinjing. Pada kenyataannya, saya pernah disuatu lingkungan yang tidak berfungsi lagi makna peribahasa itu. Yang ada harusnya ia sudah menjadi padi yang matang dan berisi, tapi kenyataan sebaliknya. Yang harusnya dilingkungan itu senang bersama, sedih bersama, eeh malah "itu urusanmu ya urusin sendiri". Ataukah saya yang terlalu idealis? Mungkin karena saya pernah dilingkungan dimana seperti padi yang semakin berisi ia semakin menunduk dan dimana berat sama dipikul ringan sama dijinjing, saya merasa di Indonesia masih ada kok orang-orang seperti itu dan saya pingin banget bisa seperti mereka.
Kalau paham kenapa sih nggak mau ngasih tau? Kalau bisanya menuntut orang lain harus sempurna, tapi kenapa begitu dituntut balik hanya untuk membayar denda keterlambatan (contohnya) kagak mau? Bagaimana saya harus respect kepada anda kalau sikap anda sendiri menurut saya belum bisa dijadikan panutan? Katanya respect to other, tapi cuma pingin tahu semuanya kelar dan beres, kalau ada yang salah marah tanpa pingin tahu apa sih yang membuat kerjaan itu salah. Curcol banget ya saya hahahaha. 

Jangan sampai katanya peribahasa itu hanya tinggal katanya doang tanpa ada realisasinya. Menurut saya sih ya, sehebat dan sekeren apapun seseorang tetapi kalau attitude gak bagus sih menurut saya nothing :)
Keep fighting deh teman-teman disana :) Mari menjadi pribadi yang lebih baik.